A Cup of Mocca Float

Seorang bocah memandang penuh tanya dari balik kaca
aku mencoba menerka bahasa wajahnya...

Nggak usah terlalu kecewa, Dik
Kalau cuma nggak bisa masuk ke tempat ini
Di sini memang nyaman, ber-AC
Tapi orang-orangnya sungguh tak nyaman, egois semuanya
Termasuk saya

Nggak usah terlalu sedih, Dik
Kalau kamu cuma bisa makan nasi pakai ikan asin dan pucuk ubi
Di sini semua tampak sedap dipandang
Tapi sunguh tak enak dimakan, pahit
Termasuk yang bikin

Nggak usah terlalu berharap, Dik
Apa yang kamu harapkan?
Segelas coke?
Sebongkah chick’n fillet?
Se-cup mocca float?
Atau sepiring kentang goreng?

Nggak usah terlalu berharap, Dik
Karena yang kamu punya sudah lebih dari cukup
Kecuali orang yang duduk di depan saya ini bersedia membungkuskannya untukmu


|KFC Basko Plaza, 23 Juli 2010|



*thanks Ela untuk traktirannya

Comments

Popular posts from this blog

Tangan

Dedikasi

Suatu Ketika, Saat Puisi Saya Diapresiasi...