Fiksi Foto Edisi 2 Leutika

Liburan Doraemon
Retno Adjie

Suatu kali, Doraemon jengah menjadi robot dan terus-terusan mengawasi tingkah Nobita yang kekanak-kanakan. Akhirnya, dengan bantuan seorang profesor dari masa depan, dia menjelma menjadi seorang manusia. Nggak jauh-jauh dari bentuk aslinya, dia berubah menjadi manusia yang gendut, mukanya bulat, dan gembul.

Salah satu benda ajaib yang dia punya, yaitu kantong ajaib yang bisa mengeluarkan apa saja disulap menjadi mesin ATM mini yang dikombinasikan dengan pintu kemana saja untuk mengambil uang dari bank di seluruh dunia. Karena itu dia bisa bepergian kemana-mana tanpa takut kehabisan uang.

Dia memilih tempat-tempat tertentu untuk dikunjungi, salah satunya ke KL. Katanya sih, dia mau ketemu sama Upin & Ipin. Soalnya ketenaran mereka mengungguli ketenaran Doraemon yang telah eksis bertahun-tahun, sekalian minta tanda tangan. Alih-alih ketemu sama Upin & Ipin, Doraemon malah keenakan liburan.

Nobita gusar karena ditinggal begitu saja oleh Doraemon. Dia tak pernah bisa lagi mengerjai Giant dan kawan-kawan atau beraksi di depan Shizuka. Akhirnya dia memerintahkan agen polisi masa depan untuk mengejar keberadaan Doraemon dan segera menangkapnya.

Doraemon yang mengetahui Nobita sedang mengejarnya segera mengklamuflasekan diri dengan sebuah ‘Wig Pengubah Penampilan’ dan ‘Kacamata Pengalih Perhatian’. Dengan begitu dia tetap aman pergi ke tempat-tempat yang dia suka. Bahkan sempat menonton tenis di Pulau Seribu Bidadari.

Namun, akhirnya ada seorang hacker suruhan Nobita yang berhasil membobol situs pribadi Doraemon, mencuri sebuah foto dan menampilkannya di internet. Itu adalah foto Doraemon ketika sedang berlibur di KL. Dia sedang berbaring nyaman di sebuah kolam renang. Dan, olala…ternyata ada sebuah sosok di belakangnya yang makin membuat gusar Nobita. Ada gambar Shizuka sedang berbikini di belakang Doraemon.

***

Comments

  1. Kekuatan FreeMason Yahudi bermain di balik masalah Gayus Tambunan, dll.?
    Semua orang sepertinya berusaha untuk saling menutupi agar kedok anggota mafia FreeMason utamanya tidak sampai terbongkar.
    Jika memang benar demikian, maka tidak akan ada yang bisa menangkap dan mengadili Gembong tersebut -di dunia ini- selain Mahkamah Khilafah!
    Mari Bersatu, tegakkan Khilafah!
    Mari hancurkan Sistem Jahiliyah dan terapkan Sistem Islam, mulai dari keluarga kita sendiri!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tangan

Suatu Ketika, Saat Puisi Saya Diapresiasi...